Kamis, 12 Juni 2014

Sedikit Demi Sedikit




Pepatah ini sederhana saja, “Sedikit Demi Sedikit Lama-lama Menjadi Bukit.” Kita biasa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan sesen demi sesen, pada saatnya kita akan mendapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini  tak sekedar berbicara tentang hidup hemat, atau ketekunan menabung.
Pepatah ini juga menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang, yaitu: bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, maka kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.
Bagaimanakah tindakan-tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa sang pemiliknya? Yaitu, bila disertai dengan secercah kasih sayang di dalamnya. Ucapan terimakasih, sesungging senyum, sapaan ramah, atau pelukan bersahabat, adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan anda.
Dalam arti yang lebih luas lagi, pepatah ini bisa juga dikaitkan dengan amal sholeh, artinya ketika kita menginginkan pahala yang berlimpah tentu saja kita tidak serta merta melakukan suatu hal yang besar yang mana pahalanya akan langsung besar, tapi akan lebih mudah jika kita membiasakan melakukan amalan-amalan  kecil seperti tersebut diatas. Kita kadang tidak mengira jika terbiasa berbuat baik,yaitu membiasakan amal-amal sholeh yang kecil, dan amalan lainnya,  maka  akan mendapatkan keajaiban dikemudian hari. Artinya kelak hidup kita akan selalu dalam berkah dan pahala yang berlimpah.