Rabu, 28 Mei 2014

Buletin SAHABAT ILMU



Islam dan Ilmu Pengetahuan
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah swt, atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya. Sholawat  dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad saw beserta keluarga, para sahabat dan kepada seluruh pengikutnya hingga hari akhir zaman.
Sejatinaya Islam bukanlah agama yang dianut secara turun temurun. Islam merupakan agama akal, dimana salah satu syarat meyakininya harus berdasarkan akal sehat. Akal inilah yang dipergunakan seseorang untuk mencari ilmu pengetahuan tentang Islam.
Apabila memandang ilmu pengetahuan, itu sendiri adalah keindahan dan kelezatan, disamping ia dapat dijadikan perantara mendapatkan kebahagian, baik di dunia maupun akhirat. Dengan ilmu kedekatan kepada Allah dapat diraih, kelas lebih tinggi di surga dapat dinikmati. Dengan ilmu kemulian dunia, pengaruh, pengikut, kemewahan, kekuasaan dan kehormatan dapat diperoleh. Bahkan binatang pun secara naluri akan tunduk kepada manusia karena ilmu yang dimilikinya. Inilah kesempurnaan ilmu secara mutlak
Islam sangat memuliakan ilmu pengetahuan, sebagaimana tertera dalam qur’an surat Al Alaq tentang keharusan membaca, yakni melihat, meneliti, memahami tentang huruf dan alam sekitarnya. Surat Al Alaq ayat 1-5 menerangkan, yang artinya : “(1) Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, (2) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, (3) Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah, (4) yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam (maksudnya Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca), (5) Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya”.
Nabi Muhammad  SAW bersabda : “Menuntut ilmu (itu) wajib bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan”. (HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan Nasa’i)
Sampai kapan kita harus menuntut ilmu ? Ajaran Islam mewajibkan menuntut ilmu sepanjang hidup manusia. Rasulullah bersabda : ”Tuntutlah ilmu itu sejak dalam buaian hingga masuk liang lahat”.
Namun demikian, seorang muslim harus menuntut ilmu pengetahuan yang diiringi dengan iman dan taqwa. Jika hanya ilmu yang dicari, maka hidup manusia akan sesat. Hidup manusia akan hilang kendali, mengejar kepentingan duniawi saja.
Mengapa kita harus menuntut ilmu ?
Setiap muslim diwajibkan menuntut ilmu, karena :
1.      Orang yang menuntut ilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.
Hal ini tercantum dalam surat Al Mujadalah ayat 11, yang artinya : “Allah akan mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat”.
2.      Menuntut ilmu adalah ibadah.
Rasulullah bersabda : “Siapa yang keluar menuntut ilmu berarti ia berjuang di jalan Allah SWT sampai dia pulang ke rumahnya”.
3.      Ilmu itu laksana pelita, cahaya dalam kegelapan.
Dengan ilmu hidup kita tidak akan tersesat. Dengan ilmu dapat membedakan yang baik dan buruk, halal dan haram.
4.      Ilmu membuat seseorang tidak mudah dibodohi orang.
Islam melarang keras perbuatan taklid, yakni mengikuti kebiasaan orang-orang sebelumnya tanpa mengerti dasar hukumnya.
5.      Ilmu membuat seseorang menjadi pandai dan dapat menguasai dunia.
Dengan ilmu, terutama pengetahuan dan teknologi, akan menjadikan seseorang sukses. Rasulullah bersabda : “Kalian lebih mengetahui urusan dunia”. Rasulullah memberi kebebasan kepada setiap muslim untuk mencari ilmu pengetahuan yang memberi manfaat bagi kehidupan manusia. Misalnya ilmu bertani, ekonomi, dan lainnya. Dengan ilmu juga kita dapat menguasai dunia. Apalagi sekarang era modernisasi, dengan menguasai iptek secara tidak langsung kita telah menguasai dunia.
Ajaran Islam sangat menghargai ilmu pengetahuan. Dengan ilmu, hidup seseorang akan lebih berarti, dapat menghasilkan sesuatu yang berguna bagi orang lain, karena dia mengetahui dan memahami apa yang harus dilakukan. InsyaAllah..
Inajati
 Tentang Yayasan Sahabat Peduli Umat
Sahabat Peduli Umat berdiri tahun 2011 dengan no AHU -373.AH.02.01 Tahun 2011.  Program kegiatan kami diantaranya adalah:
·         Baksos Peduli Sehat (Pelayanan Kesehatan Gratis)
·         Baksos Peduli Yatim dan Dhu’afa
·          Korban Bencana alam dan sejenisnya
·         Program Sahabat Peduli Da’i, dan Program Al Quran Brile.
Baris Iklan yang kami tampilkan dalam Buletin ini adalah bentuk terimakasih kami atas nama Yayasan Sahabat Peduli Umat Kepada para Donatur yang telah ikut berpartisipasi.
Susunan Pengurus : Ketua ; A Hery Taryana, Sekretaris; Faizal Rakhman, Bendahara ; Inajati. Sekretariat Yayasan Sekaligus Redaksi Buletin Shabat Ilmu; Jl Setra Dago Raya no 31 Bandung Tlp ; 022-7232489, 08172386319 .


 Edisi 143/1435