Rabu, 02 April 2014

Sosok Khalifah Abu Bakar ash-siddiq Ra

Khalifah (:خ ل ي فة Khalīfah) adalah Merupakan gelar yang diberikan untuk pemimpin umat islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW (570–632). Khalifah juga sering disebut sebagai Amīr al-Mu'minīn (أم ير ال مؤم ن يه ) atau "pemimpin orang yang beriman", atau "pemimpin orang-orang mukmin " , yang kadang-kadang disingkat menjadi "amir". Khalifah berperan sebagai pemimpin ummat baik urusan negara maupun urusan agama, Mekanisme pemilihan khalifah dilakukan baik dengan wasiat ataupun dengan majelis syurayang merupakan majelis Ahlul Halli wal Aqdi yakni para ahli ilmu (khususnya keagamaan) dan mengerti permasalahan ummat. Sedangkan mekanisme pengangkatannya dilakukan dengan cara bai’at yang merupakan perjanjian setia antara Khalifah dengan ummat. Khalifah memimpin sebuah khilafah, yaitu sebuah sistem kepemimpinan umat, dengan menggunakan Islam sebagai Ideologi serta undang-undangnya mengacu kepada Al-Quran & Hadist. Khulafaur Rasyidin نودشارلا ءافلخلا ) atau Khalifah Ar-
Rasyidin adalah Istilah untuk empat orang khalifah (pemimpin) pertama agama Islam, yang dipercaya oleh umat Islam sebagai penerus kepemimpinan Nabi Muhammad SAW setelah ia wafat. Empat orang tersebut adalah para sahabat dekat Muhammad SAWyang tercatat paling dekatdan paling dikenal dalam membela ajaran yang dibawanya di saat masa kerasulan Muhammad SAW . Keempat khalifah tersebut dipilih bukan berdasarkan keturunannya, melainkan berdasarkan konsensus bersama umat Islam.. Mereka para Khalifah adalah Abu Bakar Ash Shiddiq , Umar Bin Khattab,Utsman Bin Affan dan Ali Bin Abi Thalib. Kepemimpinan yang pertama adalah di pimpin oleh Abu Bakar Ash Shiddiq (573- 634 M, Menjadi Khalifah 632 -634 M) Lahirdengan Nama Abdus Syams, "Abu bakar" adalah gelar yang diberikan masyarakat muslim kepadanya. Nama aslinya adalah Abdullah bin Abi Kuhafah". Ia mendapat gelar "as-Shiddiq, setelah masuk islam. Nama sebelum muslim adalah "Abdul Ka'bah". Ibunya bernama
"Salma Ummul Khair", yaitu anak paman "Abu Quhafah". Abu Bakar adalah khalifah pertama Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Ia adalah salah seorang petinggi Mekkah dari suku Quraisy. Setelah memeluk Islam namanya diganti oleh Muhammad SAW menjadi Abu Bakar. Ia digelari Ash- Shiddiq yang berarti yang terpercaya setelah ia menjadi orang pertama yang mengakui peristiwa Isra' Mi'raj. Selama 2 tahunmasa kepemimpinan Abu Bakar, Masyarakat Arab di bawah Islam mengalami kemajuan pesat dalam bidang sosial, budaya dan penegakan hukum. Selama masa kepemimpinannya pula, Abu bakar berhasil memperluas daerah kekuasaan islam ke Persia, sebagian Jazirah Arab hingga menaklukkan sebagian daerah kekaisaran Bizantium. Abu Bakar meninggal saat berusia 61 tahun pada tahun 634 M akibat sakit yang dialaminya. Abu Bakar Ash- Shiddiq juga terkenal dengan kedermawanan-nya,ada suatu kisah Suatu hari Khalifah Abu Bakar hendak berangkat berdangang Di tengah jalan, ia bertemu dengan Umar Bin Khattab “Mau Berangkat kemana engkau,Wahai Abu Bakar ?” Tanya Umar. “Seperti Biasa,Aku mau berdangang ke pasar “ Jawab sang Khalifah. Umar kaget mendengar jawaban itu,lalu berkata, “Engkau sekarang sudah menjadi khalifah, karena itu berhentilah berdagang dan konsentrasilah mengurus Ke Khalifahan. “Abu Bakar Bertanya, “Jika tak berdagang, bagaimana aku harus menafkahi anak dan istriku?” Lalu Umar mengajak Abu Bakar Untuk Menemui Abu Ubaidah.Kemudian Ditetapkanlah Oleh Abu Ubaidah Gaji untuk Khalifah Abu Bakar yang diambil dari baitul mal. Abu Bakar Adalah seorang pedagang yang kaya raya tetapi beliau rela meninggalkan kekayaaanya untuk tetap fokus pada tugas ke-khalifahan nya, Alangkah hebat nya sosok Khalifah kita ini,Ada suatu kisah ,Pada suatu hari, istri Abu Bakar meminta uang untuk membeli manisan. "Wahai istriku, aku tak punya uang," kata Abu Bakar. Istrinya lalu mengusulkan untuk menyisihkan uang gaji dari baitul mal untuk membeli manisan. Abu Bakar pun menyetujuinya.
Setelah beberapa lama, uang untuk membeli manisan pun terkumpul. "Wahai Abu Bakar belikan manisan dan ini uangnya," ungkap sang istri memohon. Betapa kagetnya Abu Bakar melihat uang yang disisihkan istrinya untuk membeli manisan. "Wahai istriku, uang ini ternyata cukup banyak. Aku akan serahkan uang ini ke baitul mal, dan mulai besok kita usulkan agar gaji khalifah supaya dikurangi sebesar jumlah uang manisan yang dikumpulkan setiap hari, karena kita telah menerima gaji melebihi kecukupan sehari-hari," tutur Abu Bakar. Sebelum wafat, Abu Bakar berwasiat kepada putrinya Aisyah. "Kembalikanlah barang-barang keperluanku yang telah diterima dari baitul mal kepada khalifah penggantiku. Sebenarnya aku tidak mau menerima gaji dari baitul mal, tetapi karena Umar memaksa aku supaya berhenti berdagang dan berkonsentrasi mengurus kekhalifahan," ujarnya berwasiat. Abu Bakar juga meminta agar kebun yang dimilikinya diserahkan kepada khalifah penggantinya. "Itu sebagai pengganti uang yang telah aku terima dari baitul mal," kata Abu Bakar Siddik RA. Setelah ayahnya wafat, Aisyah menyuruh orang untuk menyampaikan wasiat ayahnya kepada Umar bin Khatab. Umar pun berkata, "Semoga Allah SWT merahmati ayahmu." Abu Bakar juga adalah sosok sahabat terdekat dari Muhammad SAW, ketika Muhammad SAW sakit Abu Bakar selalu ada untuk Muhammad SAW. Sosok teladan dan dermawan selalu melekat pada beliau dan dihormati oleh para sahabat lain-nya Sungguh, kita semua tentunya merindukan adanya seorang pemimpin seperti Abu Bakar Assiddik RA pada zaman ini , Karena sebaik – baiknya pemimpin adalah dia seorang muslim dan selalu berpedoman pada hadist dan Al-Qur’an.
~ Miftahuddin