Senin, 02 Februari 2015

Pengobatan Dalam Islam



Pengobatan Badan dalam Islam
by Sinshe Abu Muhammad

Diwan Imam Asy-Syafi'i
Ilmu terbagi menjadi 2: ilmu dien dan ilmu pengobatan badan.

Imam Asy-Syafi'i: Umat Islam telah meninggalkan 2 ilmunya bermanfaat: bahasa arab dan ilmu pengobatan badan

Kaidah Pengobatan
Al-A'raf: 31 -> separuh ayat ini adalah pokok ilmu pengobatan
"Makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. "

Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilaly: Shahih Thibbun Nabawi

syaikh Musa Alu Nashr
 Ilmu Pengobatan Nabi (Thibbun Nabawi) -> wahyu, bukan tajribah (hasil pemikiran)

Ibnu Khaldun dlm Mukadimah
Yang pertama mengatakan bahwa Thibbun Nabawi adalah tajribah

Ibnul Qayyim dlm Thibbun Nabawi
1] menjaga kesehatan dg jalan melaksanakan perintah dan anjuran: Hifzhul Quwwah, Hifzhush shihah
2] menjaga diri dari perkara yg menyakitkan, menghindari larangan - larangan
3] keluarkan.

10 perkara yg harus dikeluarkan
1] mengeluarkan darah yg bergejolak dg bekam
2] mengeluarkan mani ketika keinginan sedang naik
3] mengeluarkan air seni
4] buang air besar
5] mengeluarkan kentut
6] muntah/gurah
waktu efektif: cuaca panas
waktu tidak tepat: cuaca dingin, tenggorokan terluka
7] bersin
8] tidur
> Pola tidur yg benar
> Tidur yg benar: alami
> Tidur yg tidak benar: tidur orang yang sakit
> Posisi tidur yg benar: miring ke kanan, kaki kanan agak tertekuk, urat/tendon dibiarkan jangan terjepit
> waktu tidur: jangan terlalu malam, habis shubuh jangan tidur lagi, waktu cuaca panas
9] lapar
10] haus

Qalbun (Jantung) -> raja badan/tubuh

Miftah Darus Sa'adah

Ibnul Qayyim: lelaki tidak boleh meninggalkan 3 hal
1] meninggalkan makan
2] meninggalkan jima'
3] meninggalkan jalan kaki

Tugas Pengobat:
1] menjaga sari pati makanan tidak menumpuk
2] menjaga sari pati makanan tidak habis
3]

Menjaga Pola Makan