Sabtu, 07 Maret 2015

Ratu Pesta Memeluk Islam


Heather Matthews 27 Th adalah ratu pesta. Dari satu malam ke malam lainnya, ia berada di acara dunia gemerlap, jedang-jedung sampai Shubuh. Jam 7 pagi, ia harus berada di sekolah untuk mengajar. Ia adalah seorang guru honorer di Preston, Inggris. Dua bulan yang lalu, ia berlibur ke Ibiza, Spanyol. Tempat ini sudah terkenal. Orang bisa telanjang di mana saja, pun bercinta di mana saja, tanpa kenal tempat dan waktu. Anehnya, dalam perjalanannya terakhir, ia malah merasakan sebuah kekosongan yang amat sangat dalam jiwanya. Ia seorang ibu dari dua orang anak, bagaimana bisa ia hidup dengan pola seperti itu?
Ia tiba-tiba masuk Islam, empat pekan yang lalu. Sekarang, ia sangat malu melihat foto-fotonya di Ibiza. “Islam telah mengajarkan saya tentang cinta sejati, bukan hasrat palsu dan nafsu. Saya bahkan bisa melihat logika dalam perjodohan,” ujarnya.
Matthews adalah satu dari 100.000 orang Inggris yang selama sepuluh tahun ini sudah mausk Islam. Dua pertiga dari jumlah itu adalah perempuan.
Awal Matthews masuk Islam juga sangat tidak disangka. Ia mencoba untuk meyakinkan mantan suaminya Jerrome, seorang mualaf, bahwa agama Islam itu salah. Untuk mempunyai argumen yang kuat, ia mulai membaca tentang Islam.
Tapi mereka berpisah setahun yang lalu. Namun Matthews terus belajar tentang Islam. Ia menemukan lebih dan lebih tentang Islam yang membuatnya terperangah. Kemudian, empat minggu lalu, adalah puncaknya. “Saya mengucapkan ‘syahadat’ depan Imam di daerah saya.
“Saya punya beberapa saudara Muslim dan mereka membelikan saya jilbab dan buku-buku Islam untuk merayakan saya masuk Islam. Itu sesuatu yang sangat indah.
”Teman-temannya jelas sangat terkejut dengan perihal masuk Islamnya Matthews. Mereka menilai Islam sangat menindas perempuan.
“Orang-orang mungkin berpikir ‘Oh, itu hanyalah salah satu dari mode Heather.’ Tapi, tidak. Ini adalah apa yang saya cari selama hidup saya yang sebelumnya selalu saya isi dengan kepuasan instan,” katanya.
Setelah masuk Islam, Matthews langsung berhenti minum alkohol, memerhatikan makanannya apakah halal ataukah tidak. Dia memiliki Quran berbahasa Inggris yang dia membaca setiap hari, dan ingin belajar bahasa Arab sehingga dia bisa sholat lima kali sehari.
Tapi untuk saat ini, dia tidak akan memaksa putri-putrinya Ellah, 5, dan Halle, 2 tahun, dari pernikahannya dengan Jerrome, untuk masuk Islam. (islampos.com/muslimahzone.com)

Jangan Pernah Meremehkan Orang

Di antara jenis akhlak yang mulia adalah rendah hati, menganggap dirinya manusia biasa dan senantiasa berkata “Dia lebih baik dari diriku” ketika bertemu dengan orang lain.
Orang-orang ini sadar, bahwa Allah Ta’ala tidak memuliakan hamba-hamba-Nya berdasarkan penampilan fisik. Mereka mengerti dan memahami, ada banyak orang yang tidak dikenal di bumi, tapi namanya harum dalam majlis malaikat di langit. Namanya senantiasa disebut-sebut dalam majlis itu, sebab iman dan taqwanya.
Pernah suatu hari kaum muslimin terjebak dalam perang yang sengit. Mereka berada dalam suasana genting sebab dikepung musuh. Tak berdaya, bingung, dan hampir saja menyerah. Namun, Allah Ta’ala menurunkan ilham ingatan kepada salah satu mujahid dalam perang tersebut. Ia mengingat bahwa Nabi pernah mengatakan satu nama yang jika ia berdoa, maka doanya pasti dikabulkan.
Maka, ia pun mencari sahabat tersebut untuk memintanya untuk memanjatkan doa kepada Allah Ta’ala. Di antara lafal doa itu, sahabat ini berkata, “Aku minta bahu-bahu mereka.” Lantas, apa yang terjadi?
Terang Abdullah Azzam dalam “Tarbiyah Jihadiyah”, “Belum sampai tangannya turun ke bumi, musuh mereka telah mengalami kekalahan.” Inilah sahabat yang mulia. Sahabat yang namanya harum disebut-sebut dalam majlis para malaikat.
Inilah sahabat yang disebutkan dalam salah satu sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, “Berapa banyak orang kusut rambutnya, berdebu wajahnya, berpakaian dua kain usang, serta tidak dihiraukan manusia.” Akan tetapi, lanjut Nabi, “Kalau dia bersumpah atas nama Allah, niscaya Dia akan mengabulkan sumpahnya itu.”
Pungkas Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sebagaimana termaktub dalam “Shahih al-Jami’ as-Shaghir”, “Di antara mereka adalah Bara’ bin Malik.”
Abdullah bin Azzam menjelaskan, “Mereka inilah orang yang tertolak dari semua pintu rumah karena rendah statusnya dalam pandangan orang.” Padahal, lanjut ulama’ lulusan doktoral Universitas al-Azhar Kairo ini, “Orang-orang semisal itulah yang menyelamatkan manusia dari kehancuran dan menjaga mereka dari mala petaka dan siksa Ilahi.”
Hendaknya riwayat ini menjadi pelajaran berharga bagi kaum muslimin. Bahwa kemuliaan bukan terletak pada harta, rupa ataupun jabatan. Kemuliaan adanya dalam hati sebab kualitas iman dan taqwa seseorang. Karenanya, semoga Allah Ta’ala kurniakan sifat rendah hati kepada kita, agar tidak memandang remeh kepada siapa pun, apalagi mengolok-oloknya. Sebab, ia yang diremehkan atau diolok-olok bisa jadi lebih mulia dari kita. 

Jumat, 06 Maret 2015

Sedekah Yuk..!



Nama              : Panji
Alamat            : Kertajaya RT 05 RW 13 Desa  Kertajaya Kec Padalarang Kab. Bandung Barat
Usia                : 14 Tahun

Kronologis      :

 Panji menderita penyakit ini sejak usia enam bulan, tidak lama setelah imunisasi campak. Panji tinggal bersama seorang ibu yang bernama Ajeng dan tanpa ayah semenjak ia masih bayi. Panji pernah menjalani perawatan intensive di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, dan menjalani Terapi sampai kurun waktu enam tahun, namun pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk menghentikan perawatan mengingat kondisi Panji yang tak kunjung ada perubahan. Akhirnya sang ibu merawat Panji dirumah.
Panji adalah anak bungsu dari 6 bersaudara, ibunya membesarkan seluruh anak-anaknya seorang diri.

Saat ini kondisi keuangan sang ibu sangat membutuhkan bantuan. semoga artikel ini bisa menyambungkan kasih sayang Anda semua kepada saudara kita yang sangat membutuhkan.
Saya mengajak para pembaca untuk menyalurkan Infaq Sedekahnya. Bisa anda datang langsung ke alamat diatas atau melalui transfer ke rekening Mandiri Kcp Padalarang Norek 1320015750418 a/n asep herry taryana
Kontak : 0817 2386 319 Asep Heri

Demikian informasi ini, semoga menjadi amal kebaikan untuk semua pihak. Setiap kebaikan akan dibalas Allah 10 kali. Semoga Allah merahmati kita semua. Jazakallah



                       

Rabu, 04 Februari 2015

Nilai dari Kehidupan

Seorang pengusaha dari Jakarta sedang berilbur dan berada di dermaga sebuah desa pesisir di Raja Ampat ketika sebuah perahu kecil dengan hanya satu orang nelayan sedang berlabuh. Di dalam perahu kecil beberapa besar ikan ekor kuning.

Pengusaha itu memuji nelayan atas kualitas ikan yang ditangkap dan bertanya berapa lama waktu untuk menangkap mereka. Nelayan itu menjawab bahwa hanya butuh sebentar saja untuk menangkapnya. Pengusaha itu kemudian bertanya mengapa dia tidak keluar lebih lama dan menangkap lebih banyak ikan? Nelayan mengatakan bahwa ikan itu sudah cukup untuk mendukung kebutuhan keluarganya.

Pengusaha kemudian bertanya, "Tetapi apa yang anda lakukan dengan sisa waktu anda?"

Nelayan Raja Ampat itu berkata, "Saya tidur larut malam, bermain dengan anak-anak saya, tidur siang dengan istri saya, Maria, berjalan-jalan ke desa setiap malam di mana saya minum kopi dan bermain gitar dengan teman-teman saya. Saya memiliki kegiatan menyenangkan yang lumayan sibuk, Pak.."

Pengusaha itu mengejek, "Saya seorang MBA dari Harvard dan bisa membantu anda. Anda harus menghabiskan lebih banyak waktu menjala ikan dan dengan hasil yang lebih besar itu, membeli perahu yang lebih besar. Dengan hasil dari perahu yang lebih besar, anda bisa membeli beberapa perahu, akhirnya anda akan memiliki armada perahu nelayan. Alih-alih menjual hasil tangkapan anda ke tengkulak anda akan menjual langsung ke pabrik, akhirnya anda bisa membuka pabrik pengalengan anda sendiri. Anda akan mengontrol produk, pengolahan dan distribusi. Anda akan perlu untuk meninggalkan desa nelayan pesisir kecil ini dan pindah ke kota, pertama Makassar dan akhirnya ke Jakarta di mana anda akan menjalankan perusahaan anda yang semakin berkembang..."

Nelayan bertanya, "Tapi, berapa lama akan saya perlu melakukan hal itu?"
 

Pengusaha menjawab, "15 sampai 20 tahun."
 

"Tapi apa itu tidak melelahkan, Pak?"

Pengusaha itu tertawa dan berkata, "Itu bagian yang terbaik. Ketika waktunya tepat anda akan mengumumkan IPO dan menjual saham perusahaan anda kepada publik dan menjadi sangat kaya. Anda akan menghasilkan uang milyaran."

"Milyaran, Pak? Lalu apa?"

Pengusaha itu berkata, "Kemudian Anda akan pensiun. Pindah ke sebuah desa nelayan pesisir kecil di mana Anda akan tidur larut malam, bermain dengan cucu-cucu Anda, mengambil tidur siang dengan istri Anda, berjalan-jalan ke desa di malam hari di mana Anda bisa minum kopi dan bermain gitar dengan teman Anda.."

Nelayan: "Bukankah saya sekarang sudah seperti itu?"

ketawa.com

Wakaf Mushaf Al-Qur'an.

Grand Royal Panghegar ~ Majelis Dzikir Tawakal Bandung




Yang mau Donasi / Wakaf Al-Qur'an :
CP : 082121459530 - 08172386319 = Herry
        08562019137                            = Ernawati

Senin, 02 Februari 2015

Pengobatan Dalam Islam



Pengobatan Badan dalam Islam
by Sinshe Abu Muhammad

Diwan Imam Asy-Syafi'i
Ilmu terbagi menjadi 2: ilmu dien dan ilmu pengobatan badan.

Imam Asy-Syafi'i: Umat Islam telah meninggalkan 2 ilmunya bermanfaat: bahasa arab dan ilmu pengobatan badan

Kaidah Pengobatan
Al-A'raf: 31 -> separuh ayat ini adalah pokok ilmu pengobatan
"Makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. "

Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilaly: Shahih Thibbun Nabawi

syaikh Musa Alu Nashr
 Ilmu Pengobatan Nabi (Thibbun Nabawi) -> wahyu, bukan tajribah (hasil pemikiran)

Ibnu Khaldun dlm Mukadimah
Yang pertama mengatakan bahwa Thibbun Nabawi adalah tajribah

Ibnul Qayyim dlm Thibbun Nabawi
1] menjaga kesehatan dg jalan melaksanakan perintah dan anjuran: Hifzhul Quwwah, Hifzhush shihah
2] menjaga diri dari perkara yg menyakitkan, menghindari larangan - larangan
3] keluarkan.

10 perkara yg harus dikeluarkan
1] mengeluarkan darah yg bergejolak dg bekam
2] mengeluarkan mani ketika keinginan sedang naik
3] mengeluarkan air seni
4] buang air besar
5] mengeluarkan kentut
6] muntah/gurah
waktu efektif: cuaca panas
waktu tidak tepat: cuaca dingin, tenggorokan terluka
7] bersin
8] tidur
> Pola tidur yg benar
> Tidur yg benar: alami
> Tidur yg tidak benar: tidur orang yang sakit
> Posisi tidur yg benar: miring ke kanan, kaki kanan agak tertekuk, urat/tendon dibiarkan jangan terjepit
> waktu tidur: jangan terlalu malam, habis shubuh jangan tidur lagi, waktu cuaca panas
9] lapar
10] haus

Qalbun (Jantung) -> raja badan/tubuh

Miftah Darus Sa'adah

Ibnul Qayyim: lelaki tidak boleh meninggalkan 3 hal
1] meninggalkan makan
2] meninggalkan jima'
3] meninggalkan jalan kaki

Tugas Pengobat:
1] menjaga sari pati makanan tidak menumpuk
2] menjaga sari pati makanan tidak habis
3]

Menjaga Pola Makan

Penyakit Qalbu



Penyakit - Penyakit Qalbu
Ust. M Nuzul Dzikri

Hujan: karunia dan rahmat
Al-Furqan: 48

Ibnu Qudamah, Mukhtashar Minhajul Qasidin
{Ilmu itu (intinya) ibadah qalbu}
  العلم عبدة القلب

Menuntut ilmu bukan sekedar mengganti istilah atau penampilan, tapi memperbaiki qalbu

Shahabat yang paling utama
Abu Bakar al-Muzani:
"Abu Bakar radhiyallahu anhu tidaklah yang paling banyak ibadahnya, akan tetapi beliau menjadi shahabat yang paling utama karena sesuatu di dalam qalbunya."

Ibnu Taimiyah: Mu'tazilah diberi kecerdasan, akan tetapi tidak diberi kebersihan qalbu
¤ Washil bin Atha', tokoh besar Mu'tazilah, sangat pintar, tidak bisa mengucapkan huruf "ر", tapi mampu berpidato tanpa memakai huruf "ر".

Tingkatan ilmu:
1) Jahl Murakkab (tidak tahu bahwa tidak tahu)
2) Jahl Basith (tahu bahwa tidak tahu)
3) Wahm
4) Syak (50 : 50)
5) Zhan Ghalib (Dugaan kuat)
6) Yaqin
7) 'Ainul Yaqin (melihat)
8) Haqqul Yaqin (sudah mengalami)

■ Ujub / Sombong
Iblis sudah pada tahap Haqqul Yaqin, tetapi dengan sebab ujub menjadi celaka

Al-Hasyr: 9

Kiat2 menjaga qalbu
1) memiliki pola istijabah (selalu menyambut kata Allah dan Rasul)
Al-Anfal: 24

2) Jangan terlalu banyak berteman/bergaul/berinteraksi dengan orang lain.
¤ Berinteraksilah dg Allah: shalat malam, membaca Al-Quran, berdoa
¤ Berteman dg teman2 yg shalih

3) Jangan terlalu banyak memandang hal-hal yang mubah maupun maksiat
An-Nuur: 30-31
3 organ tubuh yg sering disebut berbarengan dalam al-Quran: mata, telinga dan hati
As-Sajdah: 9
Al-A'raf: 179

Abu Hurairah: "Hati/Qalbu itu raja, anggota tubuh lainnya adalah tentaranya. "

Mata & Telinga: Pemberi data utk qalbu
Lisan -> cerminan hati

4) Jangan terlalu banyak bicara

At-Taubah: 128
Nabi Muhammad paling rahmah kepada umat manusia

Metode Menuntut ilmu
Ali Imran: 79
-> kajian2 rutin, ilmu-ilmu dasar

An-Nuur: 22